Unsur intrinsik dari film sang pencerah
B. Indonesia
divyaayudad
Pertanyaan
Unsur intrinsik dari film sang pencerah
1 Jawaban
-
1. Jawaban Yovitaputrip
ANALISIS UNSUR INTRISIK
1. Tema
Tema dalam novel Sang Pencerah ini adalah Perjuangan menegakkan kebenaran dan mendirikan kehidupan yang lebih baik.
2. Penokohan
1 Kholil kamaludiningrat
2 Maisaroh
3 Sri sultan Hamengkubuwono I
4 Haji Wiryokusumo
5 K.H. Ahmad Dahlan
6 Sri Sultan Hamengkubuwono VII
7 Nyai Abdullah (ibu darwais)r
Pono (sahabat aku)
Sakri (sahabat aku)
Sukar (sahabat aku)
Siti Walidah (sahabat aku )
Kangmas Fhadil (sahabat aku)
Parjan (anak ngadisuryam
Mas Noor
Mas Muhsia
Mas shaleh
Kiai Abdul Hamid Lempuyang
Wangi
Syah rasyid Riidha
K.H. Muhammad faldhil
DR.Wahidin Sudiro husodo
Nyai Fadhil (ibu walidah)
Kiai Sholeh Darat
Maulana Malik Ibrahim
Budi Utomo
K.H Abu Bakar
Siti Aminah
K.H Fahruddin
Kiai Noor
Kiai Fahal
Syaikh Abdul Kahar
Pemimpin pengajian yang arif dan bijaksana
Murid yang acuh tak acuh,membaca Alqur·an
Susunan pertama kesultanan Islam
Perancang bangunan Masjid Ghede
Baik,tegas,pintar,tidak mudah menyerah menghadapimasalah,mudah bergaul dengan siapa saja dan tidak mudah mengafirkan orang lain
Bapak iman dan khatib Mesjid Ghede,
pemimpin yang baik danbijaksana.
Sahabat yang penyayang,rendah hati,tidak mudah putus asa.
Suka bergurau dan pandai menghibur.
Anak yang pendiam,cantik, dan lemah lembut.
Taat,tawadhu, suka membantu.
13 - 16 Kakak ipar aku sekaligus, sebagai Guru ilmu Agama.Lemah lembut, dermawan, dan penyang.
Pedagang batik yang tegas dalam segala hal.
Rendah hati dan penurut.
Karismatik, penulis, dan berwibawa
Teguh pendirian dan tidak mudah putus asa
Bertanggung-jawab dan tidak mengejar kepentingan dunia
Wawasan tinggi atau luas, suka membantu dan rendah hati
Penyayang anak-anak.
Kreatif dan di kenal sebagai penulis yang produktif
Cerdas dalam berorganisasi dan memiliki wawasan luas
Berpengetahuan tinggi tentang agama, berwibawa dan rendah hati
Penyayang,dan memperhatikan masa depan anak-anaknya.
Peduli terhadap sesama muslim, banyak memberikan usulan/dalam setiap kegiatan, ramah dan suka bertanya
Keras dalam mengambil keputusan,tegas dalam mengambilkeputusan dan tegas menghadapi masalah serta tidak mudah putus asa
3. Alur
Alur cerita dalam novel ini adalah alur maju mundur. Alasannya adalah novel ini menceritakan kembali peristiwa-peristiwa atau kejadian tokohnya kemudian kembali keceritaawal untuk melanjutkan kembali cerita tersebut.
Keterangan :
a) Peristiwa 1 : alur maju mundur
b) Peristiwa 2 : alur maju
c) Peristiwa 3 : alur maju
d) Peristiwa 4 : alur maju mundur
e) Peristiwa 5 : alur maju mundur
f) Peristiwa 6,7,9,10,11,16.18 : alur maju
g) Peristiwa 8,12,13,14,15,17 : maju mundur
4. Latar / setting
Setting waktu dalam novel ini adalah pada abad ke-20 an, dan Setting tempatnya di Kauma Ngayogkarta, mesjid Gedhe dan Langgar Kidul, Keraton, pedesaan, pesantren, zaman penjajahan Belanda.
5. Gaya bahasa
Dalam novel ini bahasa yng dipakai adalah bahasa daerah dan bahasa sehari - hari
6. Amanat
Amanat yang terkandung didalam novel ini yaitu memberikan pencerahan jiwa, hati, dan pikiran dalam melihat perkembangan islam diIndonesia sampai sekarang ini.
7. Sudut pandang
Sudut pandang novel ini adalah “aku” atau sudut pandang orang pertama tunggal tokoh utama.